Ketika bertemu pertama kali setelah akad nikah, dianjurkan bagi suami untuk mendo'akan istrinya. Caranya: suami meletakkan tangan kanannya di ubun-ubun istrinya (pastikan tidak ada orang ketiga) kemudian membaca tiga hal :
1. Basmalah
2. Mendoakan keberkahan, misalnya :
اللَّهُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْها، وَبَارِكْ لَهَا فِيَّ
Allahumma barikly fiyha wa barik laha fiy
“Ya Allah berkahilah dia untukku, dan berkahilah aku untuknya.”
3. membaca doa :
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَمِنْ شَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ
Allahumma inni as-aluka khaira-ha wa khaira ma jabaltaha ‘alaihi wa a-‘udzu bika min syarriha wa min syarri ma jabaltaha ‘alaihi
"Ya Allah, aku memohon kebaikannya dan kebaikan tabiat yang ia bawa. Dan aku berlindung dari kejelekannya dan kejelekan tabiat yang ia bawa".
Keterangan diatas berdasarkan hadits dari Abdullah bin Amr bin ‘Ash, bahwa Nabiﷺ bersabda (yang artinya),
“Apabila kalian menikahi seorang wanita, maka peganglah ubun-ubunnya, sebutlah nama Allah, dan do'akanlah memohon keberkahan, serta ucapkan: Allahumma inni as-aluka…. dst".
(HR. Bukhari dalam Af’al al-Ibad Hal. 77, Abu Daud 1:336, Ibn Majah 1:592, Hakim 1:185, dan dihasankan Al-Albani)
Semoga bermanfa'at, baarakallahu fiikum..
===============================
Wallahu a'lam bishawab.
Silakan disebarluaskan tanpa mengubah isinya dan dengan tetap menyertakan sumber, semoga menjadi ladang amal kebaikan untuk kita. “Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia (orang yang menunjukkannya) akan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya“. [HR Muslim, 3509].
Jazaakumullahu khairan.







