1️⃣ Masjid Nabawi, untuk sholat disana
2️⃣ Makam Nabi dan dua sahabat beliau yaitu Abu Bakar ash-Shiddiq dan Umar bin al-Khathab, untuk mengucapkan salam kepada mereka.
Ziarah ke kuburan Rasulullah صلى الله عليه وسلم untuk mengucapkan salam kepada beliau karena kita berada di kota Madinah, bukan untuk meminta segala hajat kepada beliau, karena hal ini termasuk syirik besar.
3️⃣ Pekuburan kaum muslimin di Baqi’ yakni untuk mengucapkan salam dan mendoakan mereka.
4️⃣ Kuburan para Syuhada Uhud, untuk mengucapkan salam serta mendo’akan mereka semua.
Ucapan salam ketika berziarah ke kuburan kaum muslimin secara umum di manapun berada, termasuk di Baqi’ dan Uhud, adalah:
اَلسَّلاَ مُ عَلَ اَهْلِِ الدِّيَا رِ مِنَ الْمُوءْمِنِيْنَ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَيَرْحَمُ اللّهُ الْمُسْتَقْدِمِيْنَ مِنَّا وَالْمُسْتَاْ خِرِيْنَ وَاِنَّااِنْ شَا ءَاللّهُ بِكُمْ لَلَا حِقُوْنَ
Semoga keselamatan tercurah kepada orang-orang mukmin dan orang-orang muslim di kuburan ini, dan semoga Allah merahmati orang-orang yang terlebih dahulu meninggal di antara kita maupun yang akan datang. Dan insyaa Allah kami segera menyusul kalian.
(HR Muslim no 974[103], shahih)
5️⃣ Masjid Quba’, untuk shalat disana
DALIL:
Berdasarkan hadits Abdullah bin Umar:
Rasulullah صلى الله عليه وسلم mendatangi Masjid Quba’ dengan berkendaraan dan juga dengan berjalan kaki, lalu beliau sholat dua rakaat didalamnya.
(HR Muslim no 1399 [516], shahih)
Dalam hadits lain, nabi bersabda:
Barang siapa berwudlu di rumahmu lalu datang ke masjid Quba’ dan shalat, maka baginya sama dengan pahala umrah.
(HR Ibnu Majah no 1412 dan lainnya, shahih)
✒️ Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas
📚 Dikutip dari kitab “Panduan Manasik Haji dan Umrah” karya Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas, halaman 178-180.
------------------------------
> Follow Instagram https://instagram.com/kajianislamadina?utm_medium=copy_link
> Gabung dalam WAGroup Kajian ISLAMADINA >>> Click https://chat.whatsapp.com/DGVsrtGvQRlKUMM8JEb2NO
===============================
Wallahu a'lam bishawab.
Silakan disebarluaskan tanpa mengubah isinya dan dengan tetap menyertakan sumber, semoga menjadi ladang amal kebaikan untuk kita. “Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia (orang yang menunjukkannya) akan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya“. [HR Muslim, 3509].
Jazaakumullahu khairan.







